SELAMAT DATANG!

Blog ini menyajikan Panduan, Skenario dan Langkah-Langkah Praktis dalam melakukan Transformasi Organisasi Bisnis maupun Publik - termasuk Reformasi Birokrasi - menuju Organisasi Berkelas Dunia

Selamat Menikmati..!

Anda Pasti Perlu Ini

Apakah Transformasi itu?

Kata transformasi akhir-akhir seakan menjadi trend baru di kalangan pembicara, pimpinan organisasi, ulama dan lain-lain bersanding dengan kata reformasi yang sudah lama beredar sebelumnya terutama semenjak runtuhnya orde baru. Orang sering tidak mengerti dengan benar arti sebenarnya dari kedua istilah itu meski telah sering mendengarnya bahkan mengucapkannya. Bagi kebanyakan kita kedua istilah itu hanyalah berkaitan dengan perubahan (yang besar). Padahal implikasi dan konsekwensi dari komitmen terhadap transformasi misalnya, sungguh sangat besar dan tidak main-main.

Lalu, apa pengertian kedua kata itu?
Banyak orang merujuk pada asal kata dan melacaknya di kamus sebagaimana berikut ini:

Kata reformasi berasal dari dua kata ‘re’ yang berarti kembali dan ‘form’ yang berarti bentuk. ”Reform” berarti membentuk, menyusun, mempersatukan kembali (Kamus Inggris-Indonesia versi John. M. Echol). Kamus besar Bahasa Indonesia tahun 1988 menjelaskan bahwa reformasi merupakan perubahan radikal untuk perbaikan (bidang sosial, politik, keagamaan) dalam suatu masyarakat atau negara. Jadi, reformasi dapat diartikan sebagai membentuk kembali sesuatu pada tempatnya semula.

Adapun kata transformasi berasal dari dua kata dasar, ‘trans dan form.’ Trans berarti melintasi (across), atau melampaui (beyond). Kata form berarti bentuk. Karena itu Transformasi mengandung makna perpindahan, dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain yang melampaui perubahan rupa fisik luar saja.

Saya yakin anda tidak akan menjadi jelas dengan keterangan diatas, bukan? Sayapun tidak!
Karena itu mari kita membuatnya sederhana sehingga mudah dipahami dan karena itu bisa menjalankannya dengan tepat. Saya akan menitik beratkan pada pengertian Transformasi, sesuai isi dan misi situs ini.

Referensi yang akan saya gunakan disini adalah hukum alam, buku yang tidak dapat dibantah kebenarannya oleh manusia manapun juga.

Transformasi yang dianut disini, adalah perubahan metamorfosis sebagaimana perubahan dari ulat menjadi kupu-kupu atau dari kecebong menjadi katak. Pada kejadian diatas, tidak hanya perubahan bentuk saja yang terjadi, tetapi meliputi juga sifat, cara hidup, makanan dan habitatnya pun berganti. Tidak ada yang tersisa dari kehidupan ulat atau kecebong pada kehidupan kupu-kupu atau katak. Perubahan ini sungguh sangat berbeda dengan yang terjadi pada 'gudel' (anak kerbau) menjadi kerbau dewasa. Pada gudel, yang terjadi hanya perubahan fisik saja, tidak lebih dan tetap kerbau juga.
Perhatikan perbedaan antara ulat dan kupu-kupu sebagaimana gambar berikut:



Jelas kalau makhluk diatas seakan menjadi 2 makhluk dengan 2 kehidupan yang sama sekali berbeda.
Jadi, transformasi dapat diartikan sebagai perubahan yang bersifat MENDASAR, STRATEGIK, dan MENYELURUH. Silahkan baca perubahan Mendasar, Strategik, dan Menyeluruh disini.

Tidak ada komentar: